Langsung ke konten utama

Tanaman Soka (Ixora sp.)


Soka (Ixora sp.)

Tanaman soka berasal dari Asia Tropis. Dugaan yang paling kuat, tanaman ini berasal dari India dan China, namun ada juga yang mengatakan berasal dari Indonesia karena ada jenis tanaman soka yang berasal dari jawa yaitu Ixora javanica. Bunga soka awalnya merupakan bunga liar yang ditemukan di hutan. Namun sekarang masyarakat menjadikannya tanaman hias baik aoutdoor maupun indoor. Tanaman ini memerlukan cahaya matahari yang cukup. Bunga tanaman ini memiliki warna yang cerah sehingga sangat menarik bagi siapa saja yang melihatnya. Bunga soka memiliki bermacam-macam warna, diantaranya warna merah, merah muda, ungu, putih dan kuning. 
Di Indonesia bunga soka paling banyak berwarna merah. Tanaman soka memiliki dua macam jenis yaitu soka asli jawa (Ixora javanica) dan soka hibrida seperti Ixoca coccinea, Ixoca fulgen, dan Ixoca chinensis. Soka hibrida memiliki lebih banyak macam warna pada bunganya. Ada beberapa cara budidaya tanaman soka. 
Pertama, cangkok, ambilah batang yang tua, hindari pencangkokan pada batang yang utama yang menjadi center pandangan mata, agar taman kita tetap terlihat apik. Kupas kulit badang soka sepanjang 1 cm, bersihkan sampai ketemu kayu/lendir kayu yang agak sedikit lengket, biarkan selama 1 hari atau bisa langsung (Bila ada semprot obat perangsang akar). Selanjutnya siapkan plastik atau sabut kelapa untuk membungkus batang yang akandicangkok dengan tanah secukupnya, kemudian bungkus dengan plastik atau sabut kelapa yangapik & Rapih. 
Kedua, stek batang, potong batang soka yang agak tua terus tanjabkan/tanamkan pada tanah yang gembur/subur, siram dengan air secukupnya, dalam waktu 3 - 4 minggu). Cara lain yang lebih mudah adalah dengan merendam potongan batang soka yang akan di stek kedalam botok air sedalam 5 - 7 cm. Tanaman soka akan berbunga setelah dilakukan pemangkasan. Tanaman ini hidup sepanjang tahun walaupun tidak pernah dirawat sekalipun. Tanaman soka berkhasiat untuk menyembuhkan luka baru dengan cara menumbuk halus batang atau akarnya kemudian oleskan pada bagian yang terluka. Kandungan kimia tanaman ini adalah saponim dan plavonoida. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kentang (Solanum tuberosum L.)

Kentang ( Solanum tuberosum L.)             Salah satu tanaman pangan yang diminati oleh masyarakat adalah kentang. Biasanya untuk menggantikan nasi, elternatif lain yang bisa mambuat perut kenyang adalah kentang. Kentang merupakan tanaman semusim, yaitu tanaman yang hanya dapat hidup satu kali produksi lalu mati. Seperti manusia, kentang juga memiliki masa umurnya. Umur kentang relatif pendek yaitu berkisar 90-180 hari tergantung varietasnya. Kentang mampu tumbuh tegak mencapai ketinggian 0,5-1,2 m tergantung varietasnya. Salah satu bagian dari tanaman kentang yang banyak dimanfaatkan adalah umbinya. Umbi berfungsi untuk menyimpan bahna makanan seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air. Umbi kentang memiliki mata tunas untuk perkembangbiakan selanjutnya.             Mungkin tidak banyak yang mengetahui, kentang mengandung racun yaitu racun solan...

Ummu Umarah ra.

Ummu Umarah ra. 1 Ramadhan 1440 H 6 Mei 2019 Sungguh, ketika kita mendengar nama-nama Shahabiyah, tak perlu mengetahui arti di balik namanya, pastilah terdapat keistimewaan di dalam dirinya. Akhlak dan Agamanya patutlah menjadi teladan bagi para muslimah hingga saat ini. Ummu Umarah, bisa disebut juga dengan nama Ummu Imarah atau Ummu Amarah, berperan pada peristiwa-peristiwa besar bersama Rasulullaah SAW. Ia telah ikut pada peristiwa Baiat Aqabah, Perang Uhud, Perjanjian Hidaibiyah, Perang Khaibar, Peristiwa Qadhiyah, Penaklukan Kota Mekkah, dan Perang Hunain. Ummu Umarah adalah wanita yang agung. Ia adalah seorang istri yang paham dengan kewajibannya, seorang ibu yang jiwanya penuh dengan kasih sayang, ia pun merupakan wanita yang ahli ibadah. Maasyaa Allaah, ketika kita membaca shirah Ummu Umarah ini, rasanya sulit untuk menyamakan keberanian dalan dirinya. Pada peristiwa Perang Uhud, Rasulullaah pun sampai berdoa untuknya dan anak-anaknya menjadi teman Baginda Rasulul...